20091210

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1951[1 Attachment]

There are 3 messages in this issue.

Topics in this digest:

1. Pidato Politik Pimpinan KP-PRP pada Hari HAM dan Kongres Hari Ibu
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja

2. Undangan diskusi buku "Dari Jawa Menuju Atjeh" karya Linda Christant
From: chiko.torremendez

3. Jelajah Jom Kerja
From: - Upin@Ipin -


Messages
________________________________________________________________________
1. Pidato Politik Pimpinan KP-PRP pada Hari HAM dan Kongres Hari Ibu
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Wed Dec 9, 2009 6:04 pm ((PST))







Pidato Politik
Pimpinan
Komite Pusat Perhimpunan Rakyat Pekerja
Nomor:
161/PI/KP-PRP/e/XII/09
(Disampaikan
Pada Hari Hak Asasi Manusia dan Kongres Hari Ibu)


Tetap
Oposisi: Lawan Reformasi Neoliberal1!

Jakarta, 10 Desember 2009

Pipa-pipa
menancap di tubuh pertiwi kita

Asap-asap
dari pabrik-pabrik

Mengotori
pertiwi kita, Pak!

Limbah-limbah
membuat sungai-sungai

dan
kali-kali tercemar............

Kami
terpaksa tutup hidung, Pak!

Pertiwi
kita menangis

Pertiwi
kita butuh kamu, Pak!

(Fitri
Nganti Wani, putri Wiji Thukul, "Pulanglah,
Pak!")


Kawan-kawan
seperjuangan,
Hari
ini kita memperingati Hari Hak Asasi Manusia 10 Desember, hari
kemarin kita memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia 9 Desember, dua
minggu yang akan datang kita memperingati Hari Kongres Ibu 22
Desember, dan dua minggu yang lalu pula kita telah memperingati Hari
Internasional Kekerasan terhadap Perempuan 24 Nopember. Hari-hari
yang kami sebutkan itu berbeda dalam perspektif waktu dan ruang,
namun mempunyai pertautan pada ujung yang sama di Indonesia, yakni
kebrutalan mafia kekuasaan
yang dipimpin oleh seorang patron ekonomi-politik untuk merepresi
gerakan oposisi. Soeharto adalah patron ekonomi-politik yang berhasil
menyusun mafia kekuasaan Orde Baru, yang melakukan pelanggaran HAM
sejak Tragedi 1965 sampai dengan penembakan mahasiswa tahun 1999,
melakukan korupsi secara sistemik, membiarkan brutalitas militer
merajalela terhadap perempuan dalam situasi konflik di Papua, Aceh,
Jawa, Timor Leste, dan mengukuhkan ideologi koncowingking
(peran
domestik) untuk depolitisasi perempuan Indonesia.
Presiden
SBY maupun presiden
sebelumnya ternyata tidak ada yang secara tuntas menyelesaikan
pelanggaran HAM di masa Soeharto. Sekali pun membentuk KPK untuk
memberantas korupsi dan membuka akses perempuan ke ranah politik,
namun pada dasarnya membiarkan berbagai macam pelanggaran HAM di masa
Orde Baru, korupsi, dan kekerasan terhadap perempuan hanya tersentuh
secara tebang pilih lalu kasusnya mengambang tanpa kabar.

Kawan-kawan
seperjuangan,
Mafia
kekuasaan orde SBY yang akan berkuasa hingga 2014 jelas tanpa agenda
penyelesaian pelanggaran berat hak asasi manusia (gross
violation of human rights)
di masa lalu. Mari kita buka apa yang dibahas di dalam National
Summit yang
diselenggarakan 29-30 Oktober 2009 di Hotel Bidakara, Jakarta
Selatan, tak lama setelah rezim SBY dilantik sebagai presiden RI.
Ternyata National Summit
hanyalah pertemuan untuk
menyusun perencanaan strategis (renstra) program rezim ini dalam
perspektif pemulihan krisis neoliberal. National
Summit bukanlah istilah
yang dipahami rakyat pekerja secara umum dan karena ia memistifikasi
arti sejatinya. Padahal arti sejati National
Summit adalah koordinasi
antara aparatus rezim SBY dengan dewan pengusaha, yang terhimpun
dalam Kamar Dagang Indonesia (Kadin), untuk menjabarkan agenda
neoliberal selama lima tahun mendatang. Simaklah, apa artinya 80%
panitia National Summit
dipegang oleh anggota Kadin di bawah koordinasi Menko Ekonomi?
Tidak lain bahwa perencanaan program strategis Indonesia dalam 100
hari ataupun lima tahun mendatang ditujukan kepada kaum pengusaha.
Tak ada program untuk penyelesaian pelanggaran berat hak asasi
manusia di masa lalu. Tak ada pula program kesejahteraan untuk kelas
pekerja.
Bila
kita blejeti renstra tersebut sesungguhnya membangun tiga sendi
program neoliberal, yakni pembangunan infrastruktur,
revitalisasi pengusaha mikro-kecil-menengah dan pasar
tradisional, serta
neo-institusionalisasi2,
yang seluruhnya akan berupa program deregulasi atau neo-regulasi
serta debirokratisasi atau neo-birokratisasi.


Untuk
rentang 100 hari pemerintahan rezim SBY, mereka menjanjikan revisi
regulasi ataupun pembuatan regulasi baru dan pemangkasan birokrasi
ataupun penciptaan biro/lembaga baru, yang direncanakan akan mencakup
15 area perhatian, yang meliputi (1) pemberantasan mafia hukum; (2)
revitalisasi industri pertahanan; (3) penanggulangan terorisme; (4)
mengatasi permasalahan listrik; (5) meningkatkan produksi dan
ketahanan pangan; (6) revitalisasi pabrik pupuk dan gula; (7)
membenahi kompleksitas penggunaan tanah dan tata ruang; (8)
meningkatkan infrastruktur; (9) meningkatkan kredit pinjaman usaha
mikro, kecil, dan menengah; (10) perubahahan iklim dan lingkungan;
(11) usaha pendanaan; (12) reformasi kesehatan dengan mengubah
paradigma masyarakat; (13) reformasi di bidang pendidikan; (14)
kesiap-siagaan penanggulangan bencana; dan (15) koordinasi pemerintah
pusat dan daerah.


Bayangkanlah,
betapa dalam tempo 100 hari ini DPR akan sibuk menerima rancangan
regulasi baru atau pun revisi; serupa juga dengan eksekutif yang akan
dipadati kehebohan untuk membentuk lembaga-lembaga baru atau
merevisi/menghilangkan lembaga yang sudah ada. Terang sudah,
pekerjaan rezim SBY sebagai jongos rezim neoliberal berkutat
dalam urusan mekanisme dan prosedur pembuatan regulasi baru atau
merevisi regulasi yang dianggap kurang menguntungkan agenda
neoliberal, penciptaan lembaga baru untuk menjalankan regulasi dan
menseleksi siapa regulatornya atau pejabat yang menjalankan regulasi
tersebut.


Itulah
memang maksud rezim neoliberal, menjadikan negara sebagai tukang
pencetak regulasi dan birokrasi untuk menjamin investasi pada
industri strategis sekaligus pasar bebas.


Kawan-kawan
seperjuangan,
Bagaimana
renstra ala National
Summit itu dibaca dari
perspektif rakyat pekerja?

Pertama,
rakyat pekerja tidak boleh terkecoh. National
Summit sebenarnya adalah
penjabaran politik pembangunan jangka menengah dan jangka
panjang rezim neoliberal,
terhitung sejak krisis ekonomi global 1997 untuk merestruktur
Indonesia sebagai lahan reproduksi kapital.
Kedua,
bagi pemerintahan rezim SBY, National
Summit adalah usaha
untuk mekanisme koordinasi menjalankan agenda neoliberal
selama lima tahun ke depan, di
mana Kadin menerupakan pintu utama masuknya investasi ke Indonesia.
Program itu sendiri sudah ada dan berjalan, sehingga yang dibahas
hanyalah mekanisme koordinasi antara pemerintah dengan pengusaha
belaka.
Ketiga,
sebagai pemenang Pemilu 2009, rezim SBY tampil sebagai patron
ekonomi-politik di dalam oligarki partai politik borjuasi saat ini.
Dari sini lah mereka menciptakan konsensus ekonomi-politik untuk
mengkonsolidasi gesekan persaingan dan pertentangan di dalam oligarki
tersebut. Politik pembangunan yang telah dikoordinasikan dalam
National Summit
merupakan medan peraupan keuntungan ekonomi politik untuk
kesejahteraan partai politik borjuasi.


Keempat,
rezim neoliberal bukan tidak tahu mengenai kehendak meraup keuntungan
ekonomi politik oleh partai politik borjuasi. Maka rezim neoliberal
menggunakan patronase rezim SBY untuk mengendalikan persaingan dan
pertentangan di antara mereka melalui tata pemerintahan yang baik
(good governance)
yang menekankan pada mekanisme dan prosedur.
Neoliberal juga menuntut dibentuknya lembaga penjamin
keuangan untuk pengamanan
investasi dan pasar bebas.

Kawan-kawan
seperjuangan,

Mari
kita periksa bagaimana konsekuensi bagi rakyat pekerja ketika tiga
sendi politik pembangunan —pembangunan infrastruktur, revitalisasi
pengusaha mikro-kecil-menengah dan pasar tradisional, serta
neo-institusionalisasi— dijalankan.

Pertama,
tentang politik pembangunan infrastruktur untuk pembuatan jalan tol
di Pulau Jawa dan Trans di Sumatera, Kalimatan, Sulawesi, dan Papua,
mengancam kepentingan hidup rakyat pekerja. Kendati pembangunan
jalan, terlebih di daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua,
acapkali dianggap berguna oleh rakyat pekerja, tetapi harap
diwaspadai bahwa pembangunan jalan tersebut hanyalah melingkari pusat
industri yang memudahkan jalur transportasi dari dan ke pelabuhan.
Pembangunan jalan ini bukan untuk kepentingan rakyat pekerja,
melainkan kami tegaskan, adalah untuk kepentingan industrialisasi
pertambangan, perkebunan, dan manufaktur.

Menurut
road map
Kadin, contohnya pembangunan jalan tol di Pulau Jawa, telah
direncanakan sepanjang 1.700 km, yang membutuhkan tanah seluas 6.734
Ha, namun sejak 1978-2009 hanya dapat terbangun sepanjang 690 km (639
Ha). Faktor penghambat pembangunan jalan tol ini dikambinghitamkan
pada mekanisme pengadaan tanah karena rumitnya melaksanakan
Undang-Undang No. 20 tahun 1961 tentang Pencabutan Hak Atas Tanah dan
Benda-benda yang Ada di Atasnya. Dalam UU tersebut dinyatakan,
penetapan ganti rugi berdasarkan musyawarah antara rakyat pemilik
tanah dengan pihak pengusaha atas nama pemerintah. Dalam hal ini
pemerintah dipandang tidak tegas dalam mengendalikan harga tanah dan
resiko waktu untuk negosiasi harga dengan rakyat petani. Karena itu
para pengusaha pembangunan insfrastruktur menuntut pemerintah untuk:
(1) menerbitkan PERPU tentang Pengadaan Tanah bagi Kepentingan Umum
dan melakukan perubahan terhadap UU No. 20 tahun 1961 tersebut,
dengan menyatakan: "Untuk kepentingan umum dan demi hukum hak tanah
dapat dicabut secara otomatis", di mana Badan Pertanahan Nasional
(BPN) akan bertindak sebagai penanggung jawab pembebasan tanah yang
dapat menggunakan jasa pihak ketiga; (2) pemerintah harus memberi
dukungan agar investasi infrastruktur yang tidak layak menjadi layak
dan dimungkinkan adanya insentif fiskal dari pemerintah dengan syarat
tertentu.
Selain
revisi regulasi tentang tanah, untuk industri pertambangan,
pertanian, perikanan, dan perkebunan, juga dilakukan revisi UU
Kelautan yang mensahkan privatisasi laut untuk industrialisasi
perikanan. Laut serupa tanah yang dikapling oleh pemilik modal untuk
eksplorasi perikanan di perairan Indonesia yang kaya. Sudah barang
tentu, nelayan miskin tanpa perahu tak bisa melaut karena setiap mil
telah menjadi milik pengusaha. Mereka telah hidup dalam masa paceklik
yang tak berkesudahan.
Kedua,
mari kita periksa keadaan buruh-buruh pabrik di Tangerang, Jakarta,
Bandung, Indramayu-Cirebon, Semarang, Surabaya, Samarinda,
Makassar/Maros, dan Medan, yang mengalami PHK (tanpa pesangon) atas
dalih perusahaan mengalami pailit. Contohnya, terjadi PHK terhadap
700 orang buruh perempuan PT
Uni Enlarge Industry Indonesia di
Semarang atas nama palilit —yang dinyatakan oleh Pengadilan Niaga,
Jakarta Pusat. Anehnya, pihak kreditor (China Trust) mengajukan
jadwal pelelangan, yang hal itu seharusnya dilakukan oleh kurator.
Buruh-buruh perempuan dari Semarang ini kemudian meninggalkan
keluarga, pergi ke Jakarta untuk membatalkan proses lelang. Dalih
pailit juga diajukan oleh pemilik PT
Istana Magnoliatama,
Kapuk, Jakarta Utara, yang memproduksi garmen dengan tenaga buruh
perempuan sekitar 400-an orang. Dua tahun lalu para perempuan ini
menduduki pabrik, menjaga, dan mencoba mendayagunakan aset untuk
produksi. Selain dalih pailit, PHK dilakukan dengan cara merumahkan
buruh tetap atau mengubah status mereka menjadi outsourcing.
Kehidupan buruh pun mengalami paceklik berat. Inilah kawan-kawan,
sebuah era yang disebut dekapitalisasi manufaktur sebagai
salah satu petunjuk adanya krisis di dalam kapitalisme.
Anehnya,
upaya meningkatkan kesejahteraan buruh tidak menjadi perhatian dalam
renstra National Summit,
kecuali hanya disebutkan adanya pengaturan UMR sektoral. Padahal ada
yang harus diwaspadai, yakni tentang penataan Kawasan Ekonomi Khusus
(KEK) yang berhubungan dengan pembukaan industri baru dan
infrastruktur. Dalam perburuhan akan terjadi fleksibilitas yang
sangat masif. Hubungan kerja menjadi informal dalam pola outsourcing.
Buruh tidak tahu siapa bosnya. Keadaan ini tentulah semakin
menjauhkan harapan adanya kesejahteraan buruh. Perlindungan hukum,
jaminan sosial kesehatan-pendidikan untuk anak buruh tidak ada. Saat
ini status buruh yang bekerja tidak formal semacam itu, menurut data
BPS, telah mencapai 70% Hal ini masih diperparah oleh uji kompetensi
pekerja, yakni diberlakukannya standardisasi kualitas buruh melalui
sertifikat. Ini artinya, makin sulit menjadi buruh dan ketika menjadi
buruh pun, tenaganya dapat dieksploitasi secara bebas serta tidak
bertanggung jawab.
Kalaulah
ada regulasi pemerintah terhadap perburuhan, ternyata hanyalah untuk
mencetak peraturan daerah penerapan KEK dan sistem ketenagakerjaan
yang meliputi upah, outsourcing,
dan bebas pemakelaran buruh. Kawasan industri yang buruhnya belum ada
kesadaran politik dan jauh dari pusat birokrasi sering direlokasi
dengan atau tanpa PHK untuk pembangunan insfrastruktur. Contohnya di
Sumedang, Subang, Cirebon, Jawa Tengah, dan daerah lainnya.
Ketiga,
saat ini meluasnya penggusuran masyarakat kampung kota demi penataan
kota secara kapitalis, di mana setiap jengkal tanah untuk komoditi,
telah merambah ke kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Sekaligus
dengan adanya kebutuhan tanah untuk KEK dan pembangunan
infrastruktur, penggusuran pun terjadi secara massal di pedesaan.
Pembangunan kota kapitalis dimaksudkan sebagai sarana pertumbuhan
ekonomi berbasiskan belanja. Lalu demi kepentingan ini, rezim SBY
merevitalisasi usaha mikro-kecil-menengah dan pasar tradisional.

Keempat,
kita telah dan akan semakin menyaksikan rezim SBY mencetak
lembaga-lembaga baru sebagai penjamin dan pengawas proses
neoliberalisasi di Indoensia yang dewasa ini digenjot untuk pemulihan
krisis ekonomi global.


Kawan-kawan
seperjuangan,

Menyimak
keadaan yang dialami rakyat pekerja dan renstra rezim SBY ke depan,
semakin terasalah perang penghancuran kehidupan rakyat pekerja
berkobar di mana-mana. Sampai akhir tahun ini, bahkan ketika korupsi
terbongkar untuk membangun mafia kekuasaan dan memenangkan patron
ekonomi-politik saat ini di Indonesia, para "Buaya" koruptor yang
menjarah hak rakyat ini masih dapat berdalih. Dengan dalih itu pula
para pelanggar berat hak asasi manusia di masa lalu hingga saat ini
dapat berkuasa tanpa tersentuh proses peradilan (impunitas).
Cara-cara untuk mewujudkan keadilan transisional dengan menyelesaikan
pelanggaran berat HAM yang dilakukan rezim Orde Baru, untuk
pembungkaman rakyat pekerja selalu dibekukan di tengah jalan.
Sedangkan pola korupsi di kalangan mafia kekuasaan telah hidup pula
secara endemik di kalangan rakyat pekerja akibat perputaran sumber
ekonomi hanya berada di lapisan kekuasaan. Maka mafia kekuasaan di
Indonesia telah membangun jaring-jaring sosial yang membuatnya aman,
selain karena dalih, juga karena menjadi jongos rezim neoliberal.


Kawan-kawan
seperjuangan,


Setelah
melihat gambaran situasi nasional seperti itu, yakni gambaran
reformasi neoliberal sedang bekerja di Indonesia di bawah
kepemimpinan sebuah mafia penguasa, sangatlah dibutuhkan keberanian
sejati rakyat pekerja untuk melawan dengan mengajukan politik
pembangunan tandingan.

Rakyat
pekerja harus membangun kekuatan yang meluas, dari sektor tani,
buruh, nelayan, mahasiswa, perempuan, dan kaum urban yang hidup
melata di perkotaan, untuk menempatkan diri sebagai oposisi
terhadap reformasi neoliberal.
Gerakan rakyat antikorupsi yang disimbolkan sebagai cicak-cicak
melawan buaya, harus disertai struktur mobilisasi massa yang
menjadikan "Cicak
vs Buaya" sebagai simbol pertentangan atau kontradiksi kelas
tertindas (Cicak) dengan penindas (Buaya). Jelaskan pada massa rakyat
pekerja, bahwa "Cicak vs Buaya" bukanlah hanya simbolisasi pada
kasus "Bibit-Chandra vs Kepolisian-Kejaksaan" atau pertentangan
antarelit politik semata, tapi juga simbol untuk kaum buruh, tani,
nelayan, urban miskin kota, dan lain-lain, sebagai "Cicak", serta
"Buaya" bagi koruptor, pemilik modal, rezim SBY, rezim
neoliberal, dan penindas lainnya. Oposisi "Cicak"
adalah oposisi kelas terhadap "Buaya" dan
ini merupakan perjuangan panjang di semua lini yang dipimpin oleh
kaum "Cicak".

Kawan-kawan
seperjuangan,

Maka
bukan hanya hari ini kita berbaris sebagai "Cicak" vs "Buaya"
di seluruh Indonesia. Di hari-hari besok pun kita akan tetap berbaris
sebagai oposisi. Waspadai usaha-usaha yang memecah belah kesejatian
perjuangan kaum "Cicak", dengan berbagai kemungkinan pembelokan
ke arah perjuangan yang menghancurkan rakyat pekerja.


Jangan
lelah beroposisi menuju Sosialisme.


Sosialisme, Jalan Sejati
Pembebasan Rakyat Pekerja

Sosialisme, Solusi Bagi
Krisis Kapitalisme Global

Bersatu, Bangun Partai
Kelas Pekerja







Jakarta,
10 Desember 2009
Komite
Pusat
Perhimpunan
Rakyat Pekerja
(KP-PRP)




Ketua Nasional


Sekretaris
Jenderal




ttd.
(Anwar Ma'ruf)


ttd.
(Rendro Prayogo)



1Neoliberalisme
mengatur negara sebagai pasar bebas untuk investasi, untuk
menggunakan tenaga kerja, untuk menjual barang-barang (pasar
konsumen), dan untuk itu mengubah fungsi pemerintahan negara hanya
sebagai pembuat regulasi (peraturan-peraturan) yang mendukung
situasi pasar bebas. Dalam situasi krisis, rezim neoliberal
memerlukan reformasi kebijakan keuangan, penataan pasar bebas, dan
sebagainya melalui revisi regulasi atau pembuatan regulasi baru,
disertai pula pembangunan badan-badan negara sebagai penjamin dan
pegawas regulasi. Pekerjaan inilah yang akan dijalankan oleh
pemerintahan SBY.


2Kebijakan
pemerintah untuk membentuk badan-badan di luar departemen yang
difungsikan sebagai pelaksana regulasi di bidang keuangan, hukum,
politik, dan sebagainya. Badan ini bisa berstatus ad-hoc atau
berstatus sebagai komisi negara. Contohnya di bidang keuangan yang
berstatus ad-hoc, yakni ketika ada banyak bank-bank yang
bangkrut pada krisis 1997 dibentuklah BLBI. Contoh yang berstatus
komisi negara untuk memberasntas korupsi dibentuklah KPK.


filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Undangan diskusi buku "Dari Jawa Menuju Atjeh" karya Linda Christant
Posted by: "chiko.torremendez" chiko.torremendez@yahoo.co.id chiko.torremendez
Date: Wed Dec 9, 2009 6:56 pm ((PST))

Diskusi Buku DARI JAWA MENUJU ATJEH Karya Linda Christanty

Pembicara: Linda Christanty, Nezar Patria, dan Usman Hamid

Rabu, 16 Desember 2009, 19.00 WIB

di Serambi Salihara

Komunitas Salihara, Jalan Salihara No.16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Terbuka untuk umum & Gratis

Dari Jawa Menuju Atjeh (Kumpulan Tulisan tentang Politik, Islam dan Gay) adalah kumpulan catatan perjalanan, pemikiran, dan kepedulian Linda Christanty terhadap sejumlah orang dari Jawa sampai Aceh. Dari sejumlah orang itu tercatat nama-nama seperti Pramoedya Ananta Toer, Wiji Thukul, Penyair yang sejak 1998 hilang tanpa jejak, Bre Redana, seorang wartawan dan cerpenis, dan Dede Oetomo, tokoh GAYa NUSANTARA, seorang tokoh gay di Indonesia. Tercatat pula Kebo, seorang preman yang mati dibakar massa di Jakarta dan tokoh-tokoh yang mendirikan Jaringan Islam Liberal seperti Ulil Abshar-Abdalla dan Nong Darol Mahmada. Ikuti diskusi buku ini bersama penulis bukunya, Linda Christanty (wartawan dan sastrawan), Nezar Patria, wartawan dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Usman Hamid, Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS)>

Setelah diskusi buku ini akan diperkenalkan sebuah komunitas penulis dan pembaca yang difasilitasi oleh Komunitas Salihara bernama Musyawarah Buku.

Discussion on a Book by Linda Christanty FROM JAVA TO ATJEH
Speakers: Linda Christanty, Nezar Patria, and Usman Hamid
Wednesday, 16 December 2009, 07.00 PM
at Salihara Lounge
Open for public & Free admission

From Java to Atjeh (Compilation of Writing on Politics, Islam and a Gay) is a compilation of Linda Christanty's travel notes, thoughts and concerns related to a number of people from Java to Aceh. Amongst those people there are names such as Pramoedya Ananta Toer, Wiji Thukul – the poet who disappeared without trace in 1998 , Bre Redana, a journalist and short-story writer, and Dede Oetomo, an activist in GAYa NUSANTARA and a prominent figure in the Indonesian gay scene. There is also Kebo, a petty criminal who died from being set on fire by a crowd in Jakarta, and figures who set up the Liberal Islam Network like Ulil Abshar-Abdalla and Nong Darol Mahmada. As a journalistic report does this book offer any new contribution? Join the discussion of this book with its writer, Linda Christanty (journalist and literary writer), Nezar Patria, a journalist and the chairman of the Independent Journalists Alliance (AJI), and Usman Hamid, Usman Hamid, coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (KONTRAS).

After the book discussion, Musyawarah Buku (Book Discussion), a community of writers and readers, facilitated by Komunitas Salihara will be introduced.


Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Jelajah Jom Kerja
Posted by: "- Upin@Ipin -" rienacom@yahoo.com.sg rienacom
Date: Thu Dec 10, 2009 12:17 am ((PST))


Jelajah Jom Kerja

1 of 1 Photo(s) http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/attachments/folder/777633709/item/list

Jom Kerja.jpg


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
� Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
� Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
� Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091204

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1950

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. Pernyataan Sikap Bersama tentang Pengunngsi Tamil
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja


Message
________________________________________________________________________
1. Pernyataan Sikap Bersama tentang Pengunngsi Tamil
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Thu Dec 3, 2009 3:18 pm ((PST))








Solidaritas
Masyarakat Sipil untuk Pencari Suaka dan Pengungsi

Perhimpunan
Rakyat Pekerja (PRP), Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh
Indonesia (KASBI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Yayasan
Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI), Human Rights Working Group (HRWG),
Jaringan Relawan Kemanusiaan (JRK), Komisi Orang Hilang dan Korban
Tindak Kekerasan (KONTRAS)
(CP
Ign Mahendra K:+62 85716280745)

Buka
Akses Kemanusiaan Untuk Pengungsi!

Tolak
"Indonesia Solution"!

Ratifikasi
Konvensi PBB Tentang Pengungsi!


Sudah hampir dua bulan
nasib para pengungsi Tamil di Merak tidak menentu. Selama ini mereka
harus hidup dalam sebuah kapal berukuran 100 kaki persegi. Kapal yang
ditujukan untuk menampung sekitar 40 hingga 50 orang itu disesaki
oleh lebih dari 200 orang. Tidak heran jika kemudian mereka terpaksa
untuk tidur bergantian. Fasilitas pun tidak memadahi didalam kapal
tersebut. Hanya terdapat satu buah toilet, kebutuhan dasar mereka
tidak memadahi, anak-anak pun terlantar, dsb. Belum lagi ditambah
cuaca yang tidak bersahabat dengan angin kencang dan hujan deras.
Kondisi tersebut mengakibatkan banyak diantara mereka yang terjangkit
penyakit seperti gatal-gatal dan diare.


Entah berapa lama lagi
mereka harus berada didalam kondisi tersebut. Karena kondisi tersebut
diperparah dengan kebijakan Pemerintah Indonesia yang menutup akses
pengungsi terhadap bantuan kemanusiaan dan media massa. Termasuk juga
menutup akses terhadap UNHCR untuk bertemu dengan para Pengungsi.
Tertutupnya akses tersebut mengakibatkan para pengungsi tidak bisa
mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Selain itu proses legal formal
untuk menentukan nasib mereka kedepan juga tidak dapat dilakukan.


Kebijakan Pemerintah
Indonesia yang menahan mereka disinyalir berkaitan dengan adanya
kesepakatan dengan Pemerintah Australia. Australia sendiri sebenarnya
telah meratifikasi Konvensi PBB Mengenai Status Pengungsi. Namun
mereka lebih suka menjalankan kesepakatan yang disebut dengan "Solusi
Indonesia". "Solusi Indonesia" pada dasarnya
meng-outsourching-kan kewajiban Australia kepada para pencari suaka
dan pengungsi ke Indonesia. Hal ini sama dengan yang dilakukan oleh
Australia dahulu dengan "Solusi Pasifik" dengan Nauru dan Papua
New Guinea. Banyak media di Australia mengabarkan bahwa kesepakatan
tersebut bernilai 50 juta Dollar bantuan dari Australia untuk
Indonesia. Ini adalah paket bantuan Australia, tidak termasuk bantuan
angkatan laut untuk mengejar perahu pencari suaka diperairan
Indonesia. Australia sendiri telah mengeluarkan 12 juta Dollar untuk
pembangunan dan perbaikan tempat penahanan, termasuk yang berada di
Tanjung Pinang, serta menyediakan fasilitas kesehatan dan genset di
tempat penahanan. Selain itu 7,9 juta Dollar telah digelontorkan
untuk manajemen pengaturan perbatasan, termasuk teknologi sidik jari
dan program pendidikan untuk pegawai-pegawai Indonesia.


Oleh karena itu,
Solidaritas Masyarakat Sipil untuk Pencari Suaka dan Pengungsi
menuntut:
Pemerintah
Indonesia segera membuka akses kepada UNHCR dan bantuan kemanusiaan
untuk menemui para Pengungsi Tamil.
Menolak
"Indonesian Solution"
Pemerintah
Indonesia segera meratifikasi Konvensi PBB Mengenai Status
Pengungsi.







Civil
Society Solidarity for Asylum Seeker and Refugees

Working
Peoples Association (PRP), Confederation Congress of Indonesia Union
Alliance (KASBI), Legal Aid Foundation (LBH) Jakarta, Indonesian
Legal Aid Foundation (YLBHI), Human Rights Working Group (HRWG),
Humanitarian Volunteers Network (JRK), Commission for the Disappeared
and Victims of Violence (KONTRAS)
(CP
Ign Mahendra K:+62 85716280745)

Open
Humanitarian Access for the Refugees!

Reject
"Indonesia Solution"!

Indonesia
Must Ratified UN Convention on Refugees!


For nearly two months the
fate of the Tamil refugees in Merak is uncertain. So far, they have
to live in a boat sized 100 square feet. The ship is intended to
accommodate about 40 to 50 people but now it were packed by more than
200 people. Not surprisingly, they were forced to sleep in turn. The
boat facility is not comprehensive. There is only one toilet, their
basic needs are not comprehensive, and children were neglected, and
so on. Not to mention all of that is added by unfriendly weather with
strong winds and heavy rain. These conditions resulted in many of
them infected with diseases such as itching and diarrhea.

Only God knows how long
they will be in this condition. The conditions worsen by the
Indonesian Government policy that close the refugees access to
humanitarian assistance and the media. Indonesia government also
closes access to the UNHCR to meet with the refugees. Access closure
resulted in the refugees could not get the help they need. Also the
formal legal process to determine the fate of their future cannot be
done.

The Indonesian government
policy to hold them is related to the agreement with the Australian
Government. Australia in fact has ratified the UN Convention on
Refugees. But the Rudd government prefers to make an agreement,
called "Indonesian Solution". The "Indonesian
Solution" basically outsources Australia's obligations to asylum
seekers and refugees to Indonesia. This is the same as conducted
previously by Australia government by "Pacific solution"
with Nauru and Papua New Guinea. Many media in Australian reported
that the deal worth 50 million dollar assistance from Australia to
Indonesia. This Australia's aid package is not including naval
assistance to pursue asylum seeker boat in Indonesia water. Australia
itself already gave 12 million dollar for the construction and
improvement of detention center, including those located in Tanjung
Pinang, and providing health facilities and generators in detention.
Also 7.9 million dollar has been given for the border arrangements
management, including fingerprint technology and educational programs
for Indonesian officials.

Therefore, Civil Society
Solidarity for Asylum Seeker and Refugee demanded:


a. The Indonesian
government immediately opens access to the UNHCR and humanitarian aid
to the refugees.


b. Rejecting "Indonesian
Solution"


c. The Indonesian
government immediately ratifies the UN Convention on Refugees.

filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
� Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
� Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
� Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091203

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1949

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. FIKIRKAN PENULISAN INI: KONSPIRASI 2012, NOSTRADAMUS, TAMADUN MAYA &
From: az wan


Message
________________________________________________________________________
1. FIKIRKAN PENULISAN INI: KONSPIRASI 2012, NOSTRADAMUS, TAMADUN MAYA &
Posted by: "az wan" fiveruz2002@yahoo.com fiveruz2002
Date: Wed Dec 2, 2009 9:15 pm ((PST))

http://www.mcm2ade.blogspot.com/ -> FIKIRKAN PENULISAN INI: KONSPIRASI 2012, NOSTRADAMUS, TAMADUN MAYA & THE DAY AFTER TOMORROW.

Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
• Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
• Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
• Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091128

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1947

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. Pernyataan Sikap PRP untuk Mosi Tidak Percaya Rakyat
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja


Message
________________________________________________________________________
1. Pernyataan Sikap PRP untuk Mosi Tidak Percaya Rakyat
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Fri Nov 27, 2009 12:12 pm ((PST))







PERNYATAAN
SIKAP

PERHIMPUNAN
RAKYAT PEKERJA

Nomor:
156/PS/KP-PRP/e/XI/09

Galang
Mosi Tidak Percaya Rakyat terhadap seluruh penyelenggara Negara!
Tangkap
pemilik modal dan aparat Negara yang terlibat korupsi di Indonesia!


Salam
rakyat pekerja,
Gonjang
ganjing mengenai konflik antara CICAK vs BUAYA masih berlanjut sampai
saat ini. Tanggal 16 Nopember 2009, Tim 8 telah memberikan laporan
dan rekomendasinya kepada SBY untuk ditindaklanjuti. Namun dalam
pidato tanggapannya tanggal 23 Nopember 2009 malam, terindikasi bahwa
SBY berusaha untuk mengulur-ulur waktu agar dapat mengatur strategi
untuk melindungi para pemilik modal yang terlibat dalam kasus
tersebut dan kasus tersebut tidak menjalar kemana-mana.

Melihat
ketidaktegasan SBY untuk menindaklanjuti kasus ini, jelas telah
menurunkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan kapitalis saat
ini. Kecenderungannya bahkan menuju kepada APATISME rakyat karena
berlarut-larutnya kasus ini, sehingga perlawanan dari rakyat terhadap
kasus ini sudah mulai mereda. Ini jelas juga merupakan kelemahan dari
kelompok-kelompok gerakan sosial yang tidak melihat fenomena CICAK vs
BUAYA sebagai momentum sekaligus peluang untuk membangkitkan kembali
peran rakyat secara aktif dan massif dalam pemberantasan korupsi.
Peran rakyat yang aktif dalam gerakan politik di tahun 1998 telah
memaksa lengsernya Soeharto dari tampuk kekuasaan. Bahkan karena
peran rakyat yang aktif tersebut memaksa kemunculan TAP MPR tentang
pemberatasan KKN di Indonesia. Kenyataannya, setelah 10 tahun, rakyat
diarahkan untuk menjadi pasif dan apatis terhadap peran politik
mereka secara langsung dan demokratis.
Korupsi
di Indonesia bukan hanya terjadi pada kasus Bibit-Chandra vs
Kepolisian-Kejaksaan dan Anggodo-Anggoro saja. Namun korupsi
seharusnya dilihat secara sistematis, dimana telah menjadi pondasi
kekuasaan selama 10 tahun terakhir. Tidak adanya pemberantasan
korupsi yang dilakukan oleh Orde Baru dan antek-anteknya, yang
kemudian telah berganti rupa menjadi seakan-akan reformis, telah
mengakibatkan seluruh Pemilu sejak 1999 adalah pemilu yang korup.
Pemilu yang korup tersebut telah menghasilkan parlemen dan
pemerintahan yang korup, karena memiliki misi utama untuk menjual
sebanyak-banyaknya aset Negara, kekayaan alam bangsa, dan tenaga
kerja murah kepada penguasa modal.
Pada
kasus skandal korupsi di Bank Century pun terungkap, bahwa aliran
dana dari Bank Century digunakan untuk pembiayaan kampanye
partai-partai politik pada masa Pemilu. Artinya dalam hal ini
tidak mungkin Panitia Hak Angket di DPR akan berniat untuk membongkar
kasus korupsi Bank Century, karena anggota-anggota parlemen tersebut
berasal dari partai-partai politik yang turut menikmati aliran
dana Bank Century. Kecenderungannya bahkan panitia hak angket
hanya akan dijadikan asesoris untuk meredam gejolak kemarahan dan
ketidakpercayaan rakyat terhadap institusi penyelenggara Negara.
Kasus
Bank Century harus diusut hingga tuntas untuk membongkar operasi
politik borjuasi selama ini. Keterlibatan partai-partai politik dalam
kasus Bank Century hanya bisa ditelusuri dengan data-data aliran dana
Bank Century yang dimiliki oleh Pusat Pelaporan dan Analisis
Transaksi Keuangan (PPATK). Maka dari itu diperlukan upaya pemaksaan
kepada PPATK oleh pihak penyidik (dalam hal ini Kepolisian,
Kejaksaan, dan KPK) agar PPATK membeberkan seluruh data-datanya
kepada publik.
Korupsi
yang terungkap dalam percakapan hasil penyadapan KPK menyadarkan
kita, bahwa yang kita hadapi sehari-hari dalam perjuangan rakyat
pekerja melawan TIRANI MODAL ternyata sungguh-sungguh berkuasa dan
itu dapat didengar atau diketahui secara jelas oleh seluruh rakyat
Indonesia. Mafia kekuasaan itu memang ada dan berisikan kelas pemilik
modal yang bersekutu dengan para aparat Negara yang korup.
Kenyataannya sekarang, mafia kekuasaan yang dijalankan oleh para
pemilik modal itu sekarang sudah menjadi rahasia umum.
Rekomendasi
Tim 8 hanya berarti buat rakyat bila seluruh pemilik modal dan aparat
Negara yang bersekutu dalam berbagai persekutuan mafia kekuasaan
segera ditangkap, disidang, dan kemudian dihukum dengan tegas dan
berat. Itu berarti dimulai dari penangkapan Anggodo Widjojo, Anggoro
Widjojo, Susno Djuadi, Abdul Hakim Ritonga, dan lain-lainnya. Bahkan
tindak lanjut kasus ini harus berlanjut sampai pada penangkapan
koruptor dari berbagai kasus yang belum terungkap, seperti skandal
korupsi Bank Century, BLBI, dan lain-lain.

Ada
banyak kasus korupsi yang tidak terselesaikan atau tidak memberi rasa
keadilan bagi rakyat. Seharusnya saat ini dapat dimanfaatkan sebagai
momentum gerakan rakyat yang besar dan konsisten dalam membasmi setan
korupsi yang menghisap darah rakyat.
Maka
dari itu, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap:
Galang
mosi tidak percaya rakyat terhadap seluruh penyelenggara Negara,
karena jelas penyelenggara Negara saat ini tidak memikirkan nasib
dan kepentingan rakyat untuk dapat hidup sejahtera.
Menyerukan
kepada kelompok-kelompok dan organisasi-organisasi gerakan sosial
untuk memanfaatkan fenomena ini sebagai momentum dan peluang untuk
membangkitkan kembali peran rakyat secara aktif dan massif dalam
pemberantasan korupsi.
Menuntut
kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk
segera membeberkan data-data mengenai aliran dana Bank Century
kepada publik atau rakyat.
Segera
tangkap Anggodo Widjojo, Anggoro Widjojo, Susno Duaji, Abdul Hakim
Ritonga, dan koruptor yang lainnya pada kasus yang belum terungkap
untuk memberikan rasa keadilan bagi rakyat.
Kapitalisme
telah gagal untuk mensejahterakan rakyat, dan hanya dengan
SOSIALISME lah maka rakyat akan sejahtera.







Jakarta, 27 Nopember
2009
Komite
Pusat
Perhimpunan
Rakyat Pekerja
(KP-PRP)




Ketua Nasional


Sekretaris
Jenderal





ttd.
(Anwar Ma'ruf)



ttd.
(Rendro Prayogo)



filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
• Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
• Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
• Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091124

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1946

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. Peryataan Sikap PRP Menolak Konsensus Politik SB Kuning
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja


Message
________________________________________________________________________
1. Peryataan Sikap PRP Menolak Konsensus Politik SB Kuning
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Mon Nov 23, 2009 10:05 pm ((PST))

PERNYATAAN
SIKAP

PERHIMPUNAN
RAKYAT PEKERJA

Nomor:
154/PS/KP-PRP/e/XI/09

Menolak
Konsensus Politik Serikat Buruh Kuning!
Lawan
Konfederasi Serikat Buruh Gadungan!
Bangun
Konfederasi Serikat Buruh Progresiff di Indonesia!


Salam
rakyat pekerja,
Pada
tanggal 23-25 Nopember 2009, konfederasi-konfederasi serikat buruh
kuning akan mengadakan pertemuan untuk menyusun konsensus gerakan
politik buruh. Rapat bertajuk "Trade Unions Meeting for
Political Consensus (Tumpoc)" ini digagas oleh Konfederasi
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) dan diselenggarakan bersama
dengan Kongres Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) serta Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Acara ini sendiri didanai
oleh The American Center for International Labor Solidarity (ACILS).
Yang
menjadi kegundahan dari para buruh di Indonesia adalah selama ini
suara buruh diwakili oleh ketiga konfederasi tersebut di tingkat
pemerintahan. Ketiga konfederasi inilah —KSBSI, KSPI, dan KSPI—
yang sering menyatakan akan memperjuangkan kepentingan-kepentingan
buruh di Indonesia sehingga kehidupan buruh dapat mencapai
kesejahteraan. Namun kenyataannya yang hampir selalu kita lihat
adalah ketiga konfederasi ini sering kali mendukung
kebijakan-kebijakan pemerintah yang ternyata merugikan kepentingan
buruh. Para elit konfederasi-konfederasi serikat buruh kuning itu
jelas-jelas telah mempermainkan nasib seluruh buruh di Indonesia demi
kepentingan mereka pribadi. Sampai saat ini kehidupan buruh di
Indonesia masih saja di bawah tingkat kemiskinan dan masih jauh dari
kesejahteraan. Baru-baru ini bahkan ketiga konfederasi serikat
buruh kuning tersebut mendukung hasil National Summit yang
akan melancarkan agenda Neoliberalisme di Indonesia.

Sudah
sangat sulit buruh-buruh di Indonesia percaya dengan omongan para
elit ketiga konfederasi serikat buruh kuning itu. Sudah sangat lama
pula kita mengetahui bahwa konfederasi serikat buruh kuning yang
diakui oleh pemerintah tersebut hanya akan menjadi boneka untuk
meredam gejolak gerakan buruh di Indonesia sehingga agenda
Neoliberalisme di Indonesia dapat berjalan lancar. Hal ini kemudian
terbukti dengan kegiatan penyusunan konsensus gerakan politik buruh
yang didanai oleh ACILS, yang sejak lama diketahui merupakan
antek-antek kapitalisme global.

Jelaslah
bahwa buruh-buruh di Indonesia perlu untuk menggalang dan membangun
serikat-serikat buruh progresif. Serikat-serikat buruh yang tidak
tunduk kepada kapitalisme dan benar-benar memperjuangkan
kesejahteraan buruh di Indonesia. Selama ini memang dibutuhkan
kesadaran politik dari para buruh dan mulai berperan dalam kancah
perpolitikan di Indonesia dengan membangun dan terlibat dalam partai
politik yang memiliki karakter kelas pekerja. Selama ini,
partai-partai politik yang ditawarkan oleh ketiga konfederasi serikat
buruh kuning tersebut jelas tidak memiliki karakter kelas pekerja.
Mereka hanya memanfaatkan suara-suara buruh untuk kepentingan Pemilu,
agar partai politik yang mereka usung dapat menang dalam ajang
Pemilu, untuk selanjutnya bersama-sama dengan kapitalis dan rezim
neoliberal menindas kaum buruh di Indonesia.
Maka
dari itu, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap:

Menolak
konsensus gerakan politik buruh yang digagas oleh ketiga konfederasi
serikat buruh kuning (KSBSI, KSPI, dan KSPSI) untuk memanfaatkan
suara-suara buruh demi kepentingan kapitalis.
Tolak
dan lawan konfederasi serikat buruh gadungan, karena selama ini
hanya berpihak kepada pemerintahan kapitalis dan mendukung
kebijakan-kebijakan Neoliberalisme di Indonesia
Bangun
konfederasi serikat buruh progresif di Indonesia yang mempersatukan
seluruh kekuatan serikat-serikat buruh yang menolak penindasan yang
dilakukan oleh Neoliberalisme-Kapitalisme.
Kapitalisme
telah terbukti gagal dalam mensejahterakan rakyat pekerja, dan hanya
dengan SOSIALISME lah maka rakyat pekerja di Indonesia akan
sejahtera.









Jakarta,
24 Nopember 2009
Komite
Pusat
Perhimpunan
Rakyat Pekerja
(KP-PRP)




Ketua
Nasional


Sekretaris
Jenderal





ttd.
(Anwar
Ma'ruf)



ttd.
(Rendro
Prayogo)



filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
� Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
� Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
� Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091110

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1945

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. SEMINAR PAS:PROF AZIZ BARI & PROF ABU HASAN BERTERUS-TERANG, GELOMBA
From: az wan


Message
________________________________________________________________________
1. SEMINAR PAS:PROF AZIZ BARI & PROF ABU HASAN BERTERUS-TERANG, GELOMBA
Posted by: "az wan" fiveruz2002@yahoo.com fiveruz2002
Date: Mon Nov 9, 2009 10:29 pm ((PST))

http://www.mcm2ade.blogspot.com/ ->
SEMINAR PAS:PROF AZIZ BARI & PROF ABU HASAN BERTERUS-TERANG,
GELOMBANG FITNAH & MENANTI GABUNGAN 'NIK AZIZ, NIZAR, DR ASRI'


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
• Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
• Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
• Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091107

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1944

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. Pernyataan Sikap PRP Melawan Korupsi
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja


Message
________________________________________________________________________
1. Pernyataan Sikap PRP Melawan Korupsi
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Fri Nov 6, 2009 10:20 pm ((PST))








PERNYATAAN
SIKAP

PERHIMPUNAN
RAKYAT PEKERJA
Nomor:
152/PS/KP-PRP/e/XI/09


Politik
Korupsi bertanggung jawab atas kemiskinan rakyat Indonesia!
Bangun
gerakan kontrol rakyat pekerja melawan korupsi!


Salam
rakyat pekerja,
Akhir-akhir
ini media massa selalu saja menggembar-gemborkan isu cicak versus
buaya (konflik-katanya- antara KPK versus POLRI). Gonjang ganjing
Cicak vs Buaya ini telah menyerap perhatian rakyat Indonesia hingga
menjadi gerakan simbolis pendukungan terhadap keberadaan institusi
KPK.

Jelas
bahwa melawan korupsi di Indonesia bagai memblejeti mafia tikus got
yang merajalela dalam fenomena urban kota. Ruwet dan tak ada
habis-habisnya, karena korupsi berkembang biak dalam satupadan dengan
kapitalisme.
Dalam
masa perpolitikan di Indonesia saat ini, usai Pemilu yang dimenangkan
sebuah mafia kekuasaan di bawah rezim SBY dan neoliberal, terjadilah
penangkapan dan pencopotan jabatan terhadap Wakil Ketua Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
Penangkapan dan penahanan kedua pejabat KPK ini menuai tanggapan
protes dari organisasi masyarakat —yang dinisiasi oleh kelompok
pemantau korupsi— karena terdapat indikasi pemberangusan peran KPK
disebabkan upayanya untuk mengusut kasus Bank Century. Kasus Bank
Century sendiri diduga dibobol untuk biaya kemenangan mafia rezim SBY
dalam Pemilu 2009.
Bahkan
setelah diperdengarkan rekaman transkrip scenario pembukaman terhadap
institusi KPK di Mahkamah Konstitusi, kekuatan dukungan publik
terhadap upaya penyelamatan institusi semakin lebih besar lagi. Yang
menarik dari rekaman tersebut disebutkan upaya skenario antara
pemilik modal dan pejabat negara agar mengkriminalisasikan pimpinan
KPK. Dalam hal ini sangat terlihat kekuatan pemilik modal untuk
mengatur seluruh dimensi kehidupan rakyat Indonesia dengan cara
berkolaborasi dengan para penguasa yang pro terhadap pemilik modal.
Korupsi jelas merupakan kontradiksi yang inheren di dalam
kapitalisme. Di satu pihak, korupsi memuluskan proses ekspansi modal
dan akumulasi capital, tetapi di lain pihak, korupsi menyebabkan
proses yang tidak efisien di dalam pelayanan kebutuhan publik (rakyat
pekerja), sehingga korupsi merupakan model penghisapan rakyat pekerja
dalam demokrasi ala kapitalisme.
Dengan
kemenangan rezim SBY yang menguasai 64% kursi di DPR dan tanpa adanya
partai politik oposisi, maka rezim ini dapat melenggang sebagai mafia
kekuasaan yang dapat bertindak semena-mena —menggunakan alat
hukum dan politik— untuk mengajegkan kolusi dengan rezim
Neoliberal. Kasus Bibit dan Chandra harus kita baca sebagai
pengenyahan pejabat negara yang dipandang menghalang-halangi mafia
kekuasaan yang korup tersebut. Jika hal itu berhasil, maka otoritas
KPK sebagai komisi negara pemberantasan korupsi telah dimandulkan
sebagai lembaga korporatisme. Deskripsi ini menandaskan adanya
pengulangan cara-cara rezim Orde Baru yang dipimpin Soeharto dalam
membangun kekuasaan dan menata secara sistematis praktek korupsi.
Sehingga dari aspek korupsi ini, kita dapat memblejeti apa yang
berlanjut dari otoritarianisme rezim Orde Baru ala Soeharto dengan
rezim SBY. Tetapi ada yang juga harus kita sadari, bahwa mudahnya
penangkapan dan penahanan atas Bibit dan Chandra oleh lembaga
Kepolisian dan Kejaksaan membuktikan lemahnya posisi KPK sebagai
komisi negara, karena gerakan rakyat pekerja diputus mata rantainya
dengan gerakan melawan korupsi.
Tanda-tanda
rezim SBY-Boediono mengingatkan kita pada Orde Baru, yang demikian
cerdik memainkan legitimasi kemenangan dari demokrasi prosedural
untuk membangun kekuasaannya yang tak tergoyahkan secara
berkelanjutan. Inilah kenyataan Indonesia setelah Pemilu yang di
sana-sini digembar-gemborkan demokratis, ternyata berujung pada
kebangkitan sebuah rezim. Bahkan rezim ini pun bergandengan erat
dengan kekuatan bourjuasi yang mengatur lembaga-lembaga negara
semacam Kepolisian, Kejaksaan, bahkan KPK sendiri. Hal ini tentunya
telah dapat dilihat dan didengarkan dari rekaman transkrip skenario
pembungkaman KPK, yang banyak sekali menyebutkan nama-nama pejabat
negara. Pernyataan-pernyataan tersebut kemudian menegaskan bahwa
kekuatan pemilik modal sudah sedemikian mencengkeram seluruh sendi
kehidupan rakyat dan telah membuat rakyat Indonesia sengsara. Hal ini
dapat berjalan mulus hanya jika didukung oleh penguasa yang tunduk
dan mendukung kekuatan pemilik modal di Indonesia.
Maka
dari itu, kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap:
Pemberantasan
korupsi harus dilakukan sekarang juga, dimulai dengan menangkap
Anggodo Widjojo dan Anggoro Widjojo serta membersihkan koruptor di
institusi Istana/Kepresidenan, DPR, Kepolisian dan Kejaksaan.
Copot
dan ganti Bambang Hendarso Danuri dari posisinya sebagai Kepala
Kepolisian RI dan Hendarman Supandji dari posisinya sebagai Jaksa
Agung, karena telah gagal dalam menjaga dan membersihkan
institusinya dari sarang koruptor.
Tuntaskan
segara kasus Bank Century yang merupakan akar permasalahan munculnya
kasus-kasus korupsi untuk memobilisasi dana kampanye pemilu yang
ingin diusut oleh KPK.
Politik
Korupsi yang dilakukan oleh rezim SBY, pejabat pemerintahan
kapitalis dan partai politik borjuasi bersama rezim neoliberal telah
menyengsarakan kehidupan rakyat pekerja Indonesia. Bahkan politik
korupsi tersebut bertanggung jawab atas kebijakan privatisasi,
outsourcing/kerja kontrak, upah murah, PHK sepihak,
penggusuran, pencabutan subsidi dan lain-lain.
Menyerukan
kepada seluruh rakyat untuk membangun gerakan kontrol rakyat
pekerja melawan korupsi, dengan membentuk Dewan-dewan
Buruh/Pekerja di daerah-daerah maupun nasional
yang akan melakukan
kontrol terhadap perputaran dan arus modal di perusahaan-perusahaan
(swasta maupun BUMN) untuk mencegah terjadinya suap dan korupsi yang
dilakukan oleh pemilik
modal dan negara.








Jakarta, 7 Nopember
2009
Komite
Pusat
Perhimpunan
Rakyat Pekerja
(KP-PRP)




Ketua Nasional


Sekretaris
Jenderal






ttd.
(Anwar Ma'ruf)




ttd.
(Rendro Prayogo)




filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
� Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
� Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
� Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
dunia-politik-normal@yahoogroups.com
dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091104

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1943

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. DR ASRI BUAT COUNTER-ATTACK , DR ASRI VS NAKHAIE AND JAIS
From: az wan


Message
________________________________________________________________________
1. DR ASRI BUAT COUNTER-ATTACK , DR ASRI VS NAKHAIE AND JAIS
Posted by: "az wan" fiveruz2002@yahoo.com fiveruz2002
Date: Tue Nov 3, 2009 8:56 pm ((PST))

http://www.mcm2ade.blogspot.com/ ->DR ASRI BUAT COUNTER-ATTACK , DR ASRI VS NAKHAIE AND JAIS

Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
• Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
• Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
• Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:dunia-politik-normal@yahoogroups.com
mailto:dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091102

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1942

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1.1. File - Senarai Web & Group
From: dunia-politik@yahoogroups.com


Message
________________________________________________________________________
1.1. File - Senarai Web & Group
Posted by: "dunia-politik@yahoogroups.com" dunia-politik@yahoogroups.com
Date: Sun Nov 1, 2009 7:22 am ((PST))


Senarai Web:
• Kad Kahwin - http://www.kadkahwin.biz
• Pengiklanan PERCUMA - http://www.interniaga.com
• Kad Nama Online - http://www.kadnama.com
• Koleksi Lirik Lagu - http://www.liriklagu.interniaga.com
• Blog, Video & MP3 - http://www.pdniaga.multiply.com
• Kad IPC Shopping - http://www.empay4u.com
• PD Niaga Blog - http://pdniaga-blog.blogspot.com
• Jana Iklan – http://www.janaiklan.com

Senarai Group & Keahlian Melalui Email:
1. automobil-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/automobil
2. HitZ-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/HitZ
3. pdniaga-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/pdniaga
4. dunia-politik-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik
5. bolasepak-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/bolasepak
6. auto-chat-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/auto-chat
7. ArenaPC-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/ArenaPC
8. pd-net-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/pd-net
9. interniaga-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/interniaga
10. EBuku2-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/EBuku2U
10. JanaIklan-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/JanaIklan


==========================================

JanaIklan-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/JanaIklan

Kami muncul dengan Konsep Yang Pertama di Malaysia dalam perkhidmatan pengiklanan. Di sini, iklan Anda berpotensi dibaca oleh 100,000 orang atau lebih tanpa batasan !!! Iklan anda akan tersiar lebih banyak berbanding lain-lain jenis pengiklanan. Setiap downline anda akan turut mempromosikan iklan anda. Ianya tidak terdapat dilaman web iklan yang lain di Malaysia, hanya di http://www.JanaIklan.Com.

Menggunakan Sistem Network Matrix 2 X 12 Level yang akan memastikan iklan anda dibaca oleh ribuan orang orang setiap saat, setiap masa !

Anda berpeluang meraih pendapatan sehingga RM 24,570.00 dengan hanya membawa masuk 2 orang untuk menyertai http://www.JanaIklan.Com !

Jana Pendapatan Sehingga RM24,570.00

Klik di sini... http://www.JanaIklan.Com .


==========================================

automobil-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/automobil

Semua email diterima dalam bahasa Malaysia dan English .

Email groups untuk mengiklankan senarai jual-beli berkenaan barangan automobil yang baru dan terpakai seperti kereta, motorsikal, alat ganti dan aksesori.

Ahli groups dialukan untuk menghantar email berbentuk pertanyaan , artikel, tips dan sebagainya berkenaan industri automobil.

Hantarkan apa sahaja yang berkaitan dengan kereta. Tentang teknologi kereta, perkembangan industri automobil dan pembekal, tips tentang ubahsuai kereta, perkembangan model kereta terbaharu di serata dunia, serta diskusi tentang apa jua aspek berkaitan dengan industri automobil tempatan .

Juga kepada kaki-kaki modified kereta dan sesiapa sahaja,berbincang dan bertukar-tukar fikiran dalam usaha memartabatkan industri automobil di Malaysia.

Disamping bertujuan utk berkenalan dan bertukar fikiran tentang pengalaman anda bagaimana anda mengubah-suai sesebuah kereta dan tempat untuk peminat-peminat kereta nak cari barang, cari kereta baru atau terpakai, maklumat, berkongsi maklumat.

Juga tentang tip penjagaan, penyelenggaraan dan ubahsuai kereta.

==========================================

HitZ-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/HitZ

Group ini dibina untuk membolehkan rakan-rakan berhubung dengan ramai kawan, bertukar idea tentang muzik dan infomasi dunia hiburan dan apa saja cerita artis.

Peminat-peminat filem Malaysia dijemput untuk bertukar-tukar pendapat dan berkongsi pengetahuan anda.

Anda juga boleh berkongsi lirik-lirik lagu, chord guitar/keyboard/bass atau fail midi bagi lagu-lagu pujaan dari Malaysia. Sesiapa yang bermurah hati untuk berkongsi lirik dan chord lagu, boleh terus post.

Anda juga boleh menukar atau mencari lagu-lagu melayu dalam format mp3.

DILARANG KERAS MENGHANTAR FOTO, ARTIKEL, FILEM DAN YANG BERKAITAN DENGAN AKTIVITI SEKS.

TERIMA KASIH

==========================================

pdniaga-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/pdniaga

Wakil jualan kad kahwin serendah 39 SEN (KAD + CETAK + PENGHANTARAN) sekeping diperlukan diseluruh Malaysia.

Urusniaga dilakukan dengan menggunakan email/internet.

Margin keuntungan diantara RM25.00 hingga RM250.00 untuk setiap tempahan (bergantung kepada kuantiti dan jenis kad).

Pendaftaran dan contoh kad kahwin dikenakan bayaran sebanyak RM120.00 (sample kad pelbagai corak dan warna) sebagai permulaan.

TIDAK PERLU mesin pencetak atau membuat stok kad kahwin, cuma contoh kad sahaja untuk memulakan perniagaan.

Tiada risiko kerugian kerana hanya sebagai agen dan modal adalah rendah iaitu modal pusingan bergantung kepada tempahan yang anda diterima.

Sila hubungi pdniaga@yahoo.com.sg untuk maklumat lanjut.

---------------------

Hubungi Kami:
PD NET Enterprise
75 Jalan Mahajaya Centre Point, 71050 Port Dickson, Negeri Sembilan Darul Khusus.
Tel/Fax: 06-646 3195
Email: pdniaga@gmail.com
Laman Web: http://kadkahwin.biz

==========================================

dunia-politik-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik

Mari memperkatakan tentang politik di Malaysia, Indonesia, Singapura,Brunei dan negara Islam diseluruh dunia .

Semoga bermanfaat kepada kita semua .

==========================================

bolasepak-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/bolasepak

Group ini dibuka untuk semua peminat bolasepak tempatan (M-League) mahupun luarnegara. Disini anda bebas memberikan pendapat, kritikan, pandangan dan apa saja asalkan ia adalah mengenai "BOLASEPAK". Email selain dari sukan bolasepak boleh menyebabkan anda dikenakan KAD KUNING atau MERAH dari group ini !!!.

Dapatkan berita terkini,jadual,keputusan dan kedudukan pasukan serta statistik perlawanan dalam Liga Malaysia, England, Itali, Sepanyol, Jerman, Belanda dan sebagainya. Di sini juga kita boleh mengulas/membicarakan secara terperinci fakta2 perlawanan yang melibatkan pasukan yang diminati.

Samada anda penyokong pasukan negeri Perlis, Kedah, Pulau Pinang, Perak, Kuala Lumpur, Selangor, Negeri Sembilan, Melaka, Johor, Pahang, Terengganu, Kelantan, Sarawak, Sabah Brunei ataupun penyokong pasukan-pasukan kelab yang semakin menyengat seperti Johor FC, MPPJ Selangor,JKR Kedah, PKNS Selangor, Public Bank Selangor, MK LAnd Selangor, Telekom Melaka, TNB Kelantan, JKR Kelantan, SKMK Kelantan, pasukan Polis Tentera dan lain-lain lagi, anda semua dialukan.

Bersama memeriahkan bolasepak kita!

==========================================

auto-chat-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/auto-chat

Group alternatif dari Automobil Email Group yang lebih umum dan global. Disini anda boleh berkenalan, berkongsi maklumat, berbincang masalah dan lain-lain lagi yang tidak dapat dibincangkan di Automobil Group.

==========================================

ArenaPC-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/ArenaPC

Assalamualaikum serta salam sejahtera.

Pelbagai topik mengenai komputer boleh diketengahkan untuk panduan ahli group yang ingin mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai komputer. Tutorial bagaimana sesebuah komputer berfungsi, tips berguna serta troubleshooting, atau lebih spesifik, asalkan ia menyentuh perkara berkaitan komputer. Selain itu anda boleh menghantar artikel yang bersesuaian untuk tatapan kita bersama.

MODERATOR GROUP INI TIDAK AKAN BERTANGUNGJAWAP TERHADAP HAK CIPTA UNTUK MANA-MANA POSTING YANG DISIARKAN.

Tempat berjualbeli segala sesuatu yang berhubungan dengan hardware, komputer baru mahupun notebook dan. (Untuk semua barang yang ditawarkan, harap dijelaskan dengan lengkap dan disertakan harga penawarannya).

Disini juga tempat untuk menurunkan dan mengajarkan ilmu tentang komputer dan IT. Sesiapa yang ada ilmu harap dapat menurunkan ilmu disini dan sesiapa yang hendakkan ilmu jangan malu-malu untuk bertanya.

==========================================

pd-net-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/pd-net

Email groups khas untuk member khususnya Port Dickson dan kepada yang berminat mencari rakan atau maklumat tentang Negeri Sembilan . Egroups ini membenarkan segala artikel dan gambar kecuali yang berunsur lucah , perkauman , hasutan dan lain - lain yang bertentangan dengan agama dan undang - undang . Politik , hiburan , berita , sukan , lirik lagu , gambar dan apa saja boleh di bincangkan . Semoga bermanfaat kepada kita semua .

==========================================

interniaga-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/interniaga

Selamat Datang Ke Ruang Iklan Secara Percuma Yang Membolehkan Anda Mengiklankan Apa sahaja.

Klik http://InterNiaga.com

Salam Sejahtera! Tujuan groups ini diwujudkan utk memberi peluang pengguna internet semua yang mana terlibat dengan segala macam perniagaan untuk mengiklankan perniagaan mereka. Iklankan apa sahaja perniagaan internet, jualan langsung,perniagaan prepaid, Multi level marketing,barang utk dijual dan apa sahaja. Disini anda boleh untuk mengiklankan apa saja peluang-peluang perniagaan perniagaan/business samada local atau international untuk ditawarkan kepada mereka yang berminat.

* Menjual Produk * Perkhidmatan * MLM * Internet Business * Traffic * Pengumuman * Peluang Perniagaan * Jual/Beli Produk Perkhidmatan *

DILARANG KERAS MENGHANTAR
1. Adult material
2. SPAM
3. Virus/Worm

Segala kerugian dan sebagainya akibat dari iklan -iklan disiarkan, Moderator tidak boleh dipersalahkan/dipertanggungjawabkan. Selain iklan, notis,jual,beli dan sebagainya boleh juga dihantar

Hantarlah apa saja barangan yang ingin dijual melalui email cukup mudah dan pantas hanya menaip dan klik dengan komputer anda.

Setiap ahli dibenarkan menghantar hanya 1 email setiap hari.

Terima kasih kerana menjadi ahli group ini. Selamat beriklan dan semoga anda berjaya dalam perniagaan.

==========================================

EBuku2-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/EBuku2U

Koleksi Ebook Percuma:

> E-Shop InterNiaga.Com
Senarai harga barangan komputer, web hosting, rekabentuk laman web & harga pengiklanan.

==========================================

Messages in this topic (48)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
• Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
• Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
• Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:dunia-politik-normal@yahoogroups.com
mailto:dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091029

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1941

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. Joint Statement/Pernyataan Sikap Bersama PRP-KASBI
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja


Message
________________________________________________________________________
1. Joint Statement/Pernyataan Sikap Bersama PRP-KASBI
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Wed Oct 28, 2009 2:19 am ((PDT))








Pernyataan
Sikap Bersama

Konfederasi
Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI)

dan

Perhimpunan
Rakyat Pekerja (PRP)

Beri
Perlindungan dan Jaminan Kemanusiaan Bagi Pelarian Korban Perang
Sipil —Komunitas Tamil Sri lanka

Sejak
tanggal 10 Oktober 2009 sejumlah 255 orang pengungsi korban perang
sipil —komunitas Tamil Sri Lanka— ditahan oleh otoritas hukum
Republik Indonesia. Mereka keluar dari Malaysia setelah tidak
diberikan suaka disana paska lari dari Sri Lanka. Tidak ada fasilitas
di perahu yang mereka gunakan. Hanya ada satu toilet didalam perahu
tersebut, 17 anak-anak menderita kekurangan gizi dan banyak pengungsi
yang mengancam akan terjun ke laut.


Mereka
telah banyak menderita di Sri Lanka akibat
perang sipil. Sampai saat ini pemerintah Sri Lanka masih menahan
250.000 penduduk Tamil didalam kamp kecil dengan kondisi yang
menyedihkan. Dan penduduk Tamil juga menjadi sasaran serangan
terhadap penduduk yang menggunakan bahasa Tamil di Sri Lanka. Apa
yang mereka tuntut adalah hak untuk bisa mendapatkan hidup yang layak
dengan hak-hak demokratik dasar termasuk juga hak untuk pendidikan
bagi anak-anak mereka.


Sementara itu terdapat
adanya pengungsi Sri Lanka lainnya yang hidup di Indonesia tetapi
tidak diberikan hak-hak demokratik secara penuh pada mereka.
Pemerintah Indonesia menggunakan para pengungsi tersebut untuk
memenuhi tujuan politik mereka dengan Australia dan lembaga-lembaga
bantuan keuangan. Sementara itu berkaitan dengan 255 pengungsi Tamil
tersebut, Perdana Menteri Kevid Rudd menelpon SBY untuk menghentikan
perahu mereka dan menahan mereka untuk tidak masuk ke Australia.


Melihat
kondisi tersebut, Konfederasi KASBI dan PRP menyatakan sikap sebagai
berikut:
Menuntut
pemerintah Republik Indonesia untuk
memberikan perlindungan dan jaminan kemanusiaan kepada 255 pengungsi
Tamil tersebut dalam bentuk:

Perlindungan dan
akomodasi selama mereka berada di wilayah Indonesia.

Tidak membatasi Hak Asasi
Manusia mereka yang hendak berpindah (hak mobilitas) akibat
terancam secara fisik dan politik menyusul represi pemerintah Sri
Lanka yang menumpas segala sesuatu yang dianggap bagian kelompok
Macan Tamil Elam.

Mendesak UNHCR
memfasilitasi dengan aktif keberadaan para pengungsi politik korban
perang sipil Srilanka yang sekarang tertahan didalam penahan
otoritas Republik Indonesia di pelabuhan Merak.


UNHCR harus menjadi
mediator aktif dalam fasilitasi pemenuhan hak asasi 255 pengungsi
tersebut.
Menyerukan
kepada seluruh kelompok HAM dan demokrasi di Indonesia untuk turut
memberikan perhatian dan solidaritas terhadap situasi yang dialami
oleh saudara-saudara kita 255 pengungsi Tamil. Perjuangan mereka
adalah perjuangan kita yang konsisten menjunjung prinsip-prinsip HAM






Jakarta,
27 Oktober 2009




Konfederasi
Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI)


Perhimpunan
Rakyat Pekerja (PRP)




Ketua
Umum
ttd.
(Nining
Elitos)


Ketua
Nasional
ttd.
(Anwar
Ma'ruf)




Jl
Cipinang Kebembem, Blok E No 3
RT
013, RW 013, Pisangan Timur
Jakarta
13230
Indonesia
Telp/fax:
+62-21-4701266
Email:
kp_kasbi@yahoo.com

Kasbiindonesia.multiply.com


Jl.
Kramat Sawah IV No. 26, Paseban
Jakarta
Pusat 10440
Indonesia
Telp:
+62-21-3917317
Email:
komite.pusat@prpindonesia.org
Website:
www.prp-indonesia.org









Joint
Statement by


Confederation
Congress of Indonesia Union Alliance (KASBI)

and

Working
People's Association (PRP)

Give
Protection and Humanitarian Aid to the Refugees Victim of Civil War –
Community of Tamil Sri Lanka


Since
October 10, 2009, 255 refugees victim of civil war – community of
Tamil Sri Lanka was held by Indonesian otority. They escape Malaysia
after not being given asylum post escaping from Sri Lanka. There is
no decent facilities in the boat. They share one toilet, 17 children
are suffering malnutrition and number of refugees have already
threatened to jum off the board into the sea.


They have suffered enough
in Sri Lanka due to civil war. The Sri Lankan government is still
holding 250.000 Tamils in small camp in horrific conditions. Tamil
people also become target of attack on Tamil-speaking people in Sri
Lanka. What they want is a right to have a decent life with basic
democratic rights including right to education for their children.


There
are other Sri
Lankan
refugees living in Indonesia who are not given their full democratic
rights. The Indonesian government using them to meet their political
aims with Australia
and with some aid agencies. Regarding the 255 Tamil refugee,
Australian
Prime Minister Kevin Rudd
made a phone call to Indonesia's president
Susilo Bambang Yudhoyono
to stop the refugees boat and keep us away from Australia.


Seeing
that condition, Confederation KASBI and PRP stated our position:
Demand
Indonesian government to give protection and humanitarian aid to the
255 Tamil refugee in the form of:

Protection and
accommodation as long as they are under Indonesian territory.

No
limitation for their rights to seek an
asylum because physical and political threat following repression
by the Sri Lankan government that eradicate everything consider as
part of Tamil Tiger.


Urge
UNHCR to actively facilitate the political refugee victim of civil
war in Sri Lanka that now are being held
by Indonesian otority in Merak harbor.


UNHCR
must be an active mediator in fulfilling the rights of 255 refugee.


Call all democratic and
human rights group in Indonesia to give solidarity for the situation
that being faced by our brothers and sisters, the 255 Tamil
refugees. Their struggle is our struggle that is consistent
upholding human rights principle.






Jakarta,
October 27, 2009




Confederation
Congress of Indonesia Union Alliance (KASBI)


Working
People's Association(PRP)




Chairperson
ttd.
(Nining
Elitos)


National
Chairperson
ttd.
(Anwar
Ma'ruf)




Jl
Cipinang Kebembem, Blok E No 3
RT
013, RW 013, Pisangan Timur
Jakarta
13230
Indonesia
Telp/fax:
+62-21-4701266
Email:
kp_kasbi@yahoo.com

Kasbiindonesia.multiply.com


Jl.
Kramat Sawah IV No. 26, Paseban
Jakarta
Pusat 10440
Indonesia
Telp:
+62-21-3917317
Email:
komite.pusat@prpindonesia.org
Website:
www.prp-indonesia.org


filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
� Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
� Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
� Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:dunia-politik-normal@yahoogroups.com
mailto:dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

20091024

Dunia-Politik.blogspot.com - Digest Number 1940

There is 1 message in this issue.

Topics in this digest:

1. Pernyataan Sikap PRP mengecam represi rezim SBY
From: Perhimpunan Rakyat Pekerja


Message
________________________________________________________________________
1. Pernyataan Sikap PRP mengecam represi rezim SBY
Posted by: "Perhimpunan Rakyat Pekerja" prp_pusat@yahoo.com prppusat
Date: Fri Oct 23, 2009 2:30 am ((PDT))








PERNYATAAN
SIKAP

PERHIMPUNAN
RAKYAT PEKERJA
Nomor:
149/PS/KP-PRP/e/X/09

Mengecam
keras tindakan represi aparat Kepolisian dan TNI terhadap rakyat
pekerja!
Rezim
SBY sebagai jongos Neolib makin jelas takut terhadap oposisi rakyat
pekerja!
Bangun
Barisan Rakyat Pekerja ber-Oposisi Terhadap Rezim SBY!


Salam
rakyat pekerja,
Komposisi
Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ternyata telah menunjukkan, bahwa
peta politik di Indonesia hanyalah untuk bagi-bagi kue antara partai
politik. Masuknya beberapa nama yang diragukan kredibilitasnya dalam
membangun kesejahteraan rakyat Indonesia, menunjukkan bahwa
SBY-Boediono hanya memiliki kepentingan untuk mengakomodir
partai-partai politik yang telah mendukungnya selama masa kampanye
terdahulu, sementara kepentingan yang lebih besar, yaitu untuk
mensejahterakan rakyat Indonesia kembali dilupakan oleh rezim ini.
Dengan
mengantongi suara 65 persen, SBY mendapat legitimasi dukungan publik
sangat kuat untuk menguasai DPR, dan terlebih-lebih eksekutif.
Teranglah partai-partai politik itu takut untuk kehilangan kesempatan
dan fasilitas ekonomi politik jika harus menempatkan diri sebagai
oposan rezim.
Tanda-tanda
rezim SBY mengingatkan kita pada Orde Baru, yang demikian cerdik
memainkan legitimasi kemenangan dari demokrasi prosedural untuk
membangun kekuasaannya yang tak tergoyahkan secara berkelanjutan.
Inilah kenyataan Indonesia setelah Pemilu yang di sana-sini
digembar-gemborkan demokratis, ternyata berujung pada kebangkitan
sebuah rezim. Partai-partai politik tidak ada yang berani beroposisi
terhadap rezim SBY, karena semuanya hendak bermain di zona nyaman
secara ekonomi-politik. Inilah yang disebut KARTEL PARTAI POLITIK
, yakni gabungan partai politik layaknya perusahaan —yang
berkarakter monopoli ekonomi-politik, sebagai daya dukung rezim
Neoliberal.
Di
dalam negara demokrasi, adanya oposisi diterima sebagai kontrol
keseimbangan pengambilan keputusan. Tetapi di Indonesia, oposisi
dipandang sebagai melawan rezim yang berkuasa, yang haram dibentuk.
Pandangan itu tidak benar! Oposisi diperlukan untuk membangun
demokrasi dan mencegah kebangkitan rezim yang otoriter.
Sudah
dapat dipastikan Indonesia akan kembali menghamba kepada rezim
ekonomi Neoliberal seperti halnya yang dipraktekkan oleh rezim SBY-JK
di masa lalu. Rezim SBY-Boediono akan tetap melanjutkan sistem kerja
kontrak/outsourcing, PHK massal, relokasi industri, dan
pengekangan/pemberangusan serikat buruh di seluruh Indonesia. Rezim
SBY tidak segan-segan melakukan respresi kepada buruh dan rakyat
pekerja lainnya untuk melancarkan agenda pemulihan krisis ekonomi
neoliberal di Indonesia.
Sikap
oposisi pun dibangun bukan dari partai politik yang ada, namun sikap
oposisi dibangun oleh rakyat pekerja di seluruh Indonesia. Pada
tanggal 20 Oktober 2009, bertepatan dengan pelantikan SBY-Boediono
sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, massa dari rakyat pekerja
menyatakan sikapnya untuk beroposisi terhadap rezim SBY-Boediono.
Seluruh rakyat pekerja di Indonesia melaksanakan aksi nasional secara
serentak di seluruh kota-kota besar Indonesia, untuk menolak rezim
yang menghamba pada kekuasaan ekonomi-politik Neoliberal. Massa
rakyat pekerja di seluruh Indonesia juga berupaya untuk menghadang
rezim SBY-Boediono dalam menginjak-injak penghidupan buruh dan rakyat
pekerja, demi pemulihan krisis ekonomi Neoliberal. Rakyat pekerja di
Indonesia telah berkomitmen untuk menyatakan sikap oposisinya untuk
merebut alat-alat produksi yang seharusnya untuk kepentingan rakyat
pekerja tetapi telah diprivatisasi oleh rezim yang menghamba kepada
sistem kapitalisme.
Namun
massa rakyat pekerja yang ingin menyatakan sikap oposisinya ternyata
telah dihadang terlebih dahulu. Rakyat pekerja yang hendak bergabung
dengan kawan-kawannya di Jakarta dalam menyatakan sikap oposisinya
ternyata dihadang oleh aparat kepolisian. Kendaraan umum yang hendak
membawa massa rakyat pekerja dari Bandung tiba-tiba dibatasi
police line dan kendaraan tersebut dikembalikan kepada pemiliknya
oleh kepolisian tanpa keterangan apapun.

Massa
rakyat pekerja dari Tangerang pun mengalami hal yang serupa. Pihak
kepolisian bahkan menggeledah tas para peserta aksi yang hendak
menyampaikan sikap oposisinya di jalan menuju Jakarta. Penghadangan
terhadap kendaraan yang membawa massa rakyat pekerja juga sebelumnya
dilakukan oleh pihak kepolisian.
Hal
yang sama terjadi pula di Surabaya, dimana sejak tanggal 18 Oktober
2009 ratusan aparat Kepolisian dan Kodim (TNI) menggeledah tas
seluruh penumpang kereta api yang menuju Jakarta dan kemudian
menangkapnya bila mendapati penumpang yang membawa atau menggunakan
kaos yang bertuliskan KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh
Indonesia).
Hal
ini jelas-jelas menunjukkan ketakutan rezim SBY-Boediono yang
merupakan jongos Neoliberal terhadap sikap oposisi rakyat pekerja.
Upaya menghadang bahkan menggeledah selalu dilakukan oleh aparat
kepolisian yang merupakan kepanjangan tangan dari rezim SBY untuk
menghentikan rakyat pekerja menyampaikan sikap oposisinya terhadap
rezim yang menghamba kepada pemilik modal.
Untuk
itu kami dari Perhimpunan Rakyat Pekerja menyatakan sikap:
Mengecam
keras tindakan represi yang dilakukan oleh aparat Kepolisian dan
Kodim dalam menghambat rakyat pekerja menyampaikan sikap politiknya
pada pelantikan Presiden dan Wakilnya tanggal 20 Oktober 2009.
Kepada
seluruh rakyat pekerja di Indonesia, yang meliputi para buruh, para
petani, nelayan, kaum urban yang hidup melata di perkotaan dan
kelompok-kelompok politik yang tidak anti-buruh dan rakyat pekerja,
yang melawan ekonomi neoliberal, imperialism, dan kapitalisme, untuk
bersatu berada dalam suatu barisan rakyat yang ber-Oposisi terhadap
rezim SBY.
Rezim
Neoliberal telah gagal menciptakan tatanan ekonomi-politik yang
sejahtera. Sebaliknya, rezim neoliberal telah menghancurkan
kehidupan rakyat pekerja. Hanya jalan SOSIALISME yang menawarkan
penciptaan kesejahteraan untuk keberlangsungan sumber daya sosial
dan alam yang saling menghidupi








Jakarta,
23 Oktober 2009
Komite
Pusat
Perhimpunan
Rakyat Pekerja
(KP-PRP)




Ketua
Nasional


Sekretaris
Jenderal





ttd.
(Anwar
Ma'ruf)



ttd.
(Rendro
Prayogo)




filtered {margin:0.79in;}P {margin-bottom:0.08in;}-->___*****___Sosialisme Jalan Sejati Pembebasan Rakyat Pekerja!
Sosialisme Solusi Bagi Krisis Kapitalisme Global!
Bersatu Bangun Partai  Kelas Pekerja!

Komite Pusat
Perhimpunan Rakyat Pekerja
(KP PRP)
JL Kramat Sawah IV No. 26 RT04/RW 07, Paseban, Jakarta Pusat
Phone/Fax: (021) 391-7317
Email: komite.pusat@prp-indonesia.org / prppusat@gmail.com / prppusat@yahoo.com
Website: www.prp-indonesia.org


Messages in this topic (1)

Ahli yang menghantar menggunakan kata-kata kesat dan kasar atau menyerang peribadi ahli yang lain, email mereka tidak akan disiarkan.

Ahli group yang sentiasa menghantar email berkenaan politik sahaja akan disiarkan emailnya tanpa penapisan moderator group.

Email yang disiarkan dipertanggungjawabkan kepada pengirim email tersebut dimana moderator dan group tidak boleh dipertanggungjawabkan.

=============================================
Link List:
� Lirik Lagu Popular - http://www.lirikpopular.com
� Spa Q - http://spa-q.blogspot.com
� Auto Insurance - http://pdautoinsurance.blogspot.com

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/

<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/dunia-politik/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:dunia-politik-normal@yahoogroups.com
mailto:dunia-politik-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
dunia-politik-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

Alexa Traffic Rank

Subscribe to dunia-politik

Subscribe to dunia-politik
Powered by groups.yahoo.com